Korban Banjir Garut Bertambah, 15 Tewas dan 18 Hilang

Jakarta – Korban banjir bandang akibat luapan Sungai Cimanuk, Garut, Jawa Barat (Jabar) terus bertambah. Menurut informasi dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Jabar, Rabu (21/9) pagi, korban tewas akibat banjir bandang itu bertambah menjadi 15 orang. Sementara, 18 orang lainnya dinyatakan masih hilang. Korban yang tewas berasam dari daerah Lapangan Paris (5 orang), Bendungan Copong (3 orang), Cimacan (3), Sukasenang (2), Jati Asri (1), dan Kaum Lebak (1). Sedangkan, korban yang hilang berasal dari Lapangan Paris (15 orang), Leuwi Daun (2), dan Cimacan (1). Daerah yang terdampak akibat banjir bandang itu meliput Kecamatan Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan, dan Samarang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri menimbulkan banjir bandang hingga ketinggian 1,5 meter hingga 2 meter. Asni Ovier/AO BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu