Keluhan Sulitnya Dapat Tiket Semifinal, Ini Respons PSSI

PSSI merespons keluhan suporter Timnas Indonesia yang kesulitan membeli tiket laga semifinal pertama antara Indonesia versus Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/11) malam.
Skema penjualan manual tetap masuk jadi pilihan, namun tentu saja dengan diikuti dengan skema pengamanan yang baik agar tidak terjadi lagi kericuhan saat orang-orang mengantre.
“Mekanisme online ketika itu hanya diserap 30 persen oleh publik, sehingga penjualan diforsir manual, dan yang terjadi chaos di beberapa loket. Ini bukan kebijakan PSSI saja, tetapi juga AFF agar bisa memastikan event ini berlangsung sebaik-baiknya,” tutur Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Rabu (30/11).
“Kami menyiapkan mekanisme penjualan manual jika kondisi serapan melalui online minimal. Ini juga untuk memudahkan mereka yang tidak terbiasa dengan mekanisme penjualan online. Sekalipun kami memahami seandainya tersisa seribu sampai lima ribu, kita tetap mengantisipasi demand-nya 100 ribu,” tambah Joko.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington, menyatakan bahwa pemilihan Kiostix sebagai penyalur resmi tiket semifinal Piala AFF 2016 bukan kewenangan PSSI.
Kiostix dipilih Thai Ticket Major (TTM) sebagai penyalur tiket resmi laga ini. TTM adalah rekanan resmi Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) dalam hal produksi dan penjualan tiket.
“Ini bukan jadi ranahnya PSSI, karena semua penunjukkan langsung dari AFF dan AFF menunjuk TTM. Sementara TTM menunjuk mitra lokal yaitu Kiostix,” kata Ade.

Iman Rahman Cahyadi/CAH
PSSI

radiofreesilverlake.com sbobetasia Sumber: BeritaSatu