Claudio Ranieri dalam Angka

com, Jakarta: Claudio Ranieri resmi dipecat oleh Leicester City pada 24 Februari pagi WIB. Dia dipecat setelah sembilan bulan yang lalu baru saja mengantar The Foxes menjuarai Liga Primer Inggris.Ranieri menghadirkan sejarah bagi Leicester musim lalu setelah mengantarkan tim menjadi yang terbaik di ajang Liga Primer Inggris. Dia mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris pertama bagi The Foxes dalam 133 tahun sejarah berdirinya klub.

BACA:Indra Sjafri: Dari 12 Pemain Keturunan, Mungkin Hanya 9-10 yang akan Masuk Timnas U-19Namun, semua berubah dalam sekejap ketika musim berganti. Roda kehidupan terus berputar, seperti itu kata pepatah. Setelah mengejutkan semua pencinta sepak bola dengan menjadi juara di Inggris bermodal pemain semenjana, kini nasib Ranieri berujung dengan pemecatan.Ada yang mendukung keputusan manajemen karena The Foxes saat ini hanya bersaing untuk meloloskan diri dari jurang degradasi. Akan tetapi, banyak juga yang menyesalkan hal itu karena pelatih berusia 65 tahun itu sangat dicintai warga Leicester.Menarik kita cermati Ranieri dalam angka dalam kiprahnya musim ini di King Power Stadium:32 – Selisih poin musim lalu dengan musim ini. Musim ini sampai pekan ke-25 Liga Primer Inggris mereka hanya mengumpulkan 21 poin, sementara musim lalu adalah 53.14 – Mereka telah kalah dalam 14 pertandingan di Liga Primer Inggris, dibandingkan musim lalu yang baru kalah dua kali. Mereka juga hanya memiliki lima kemenangan sejauh ini.24 – Jumlah gol mereka sejauh ini di Liga Primer Inggris, catatan yang buruk mengingat mereka mencetak 47 gol pada musim lalu sampai pekan ke-25.0 – Jumlah kemenangan tandang mereka musim ini. Mereka cuma meraih tiga poin dari 13 laga tandang.0 – Jumlah gol mereka di Liga Primer Inggris pada 2017, dalam enam pertandingan tahun ini mereka juga baru meraih satu poin.11 – Jumlah hasil imbang 0-0 Leicester sejauh musim ini berjalan. Padahal, musim lalu mereka hanya tiga kali bermain imbang 0-0.3,2 – Rata-rata shots on goal The Foxes sejauh musim ini berjalan, ketiga terburuk. Musim lalu mereka berad adi peringkat kelima dengan rata-rata 4,8 shots per laga.343 – Jumlah menit mereka bisa unggul dari tim lawan sampai pekan ke-25, dibandingkan dengan musim lalu yakni 863 menit sampai pekan yang sama.5 – Jumlah gol Jamie Vardy sampai saat ini, cukup buruk untuk sosok yang mampu mencetak gol dalam 11 pertandingan berturut-turut di Liga Primer Inggris musim lalu.17/11 – Jumlah gol dan asisit pemain terbaik versi asosiasi pemain profesional Inggris (PFA Player of The Year), Riyad Mahrez. Kini, ia baru mencetak tiga gol dan dua assist sejauh musim ini berjalan.5/3 – Jumlah gol dan assist Islam Slimani. Mantan pemain Porto itu menjadi top skorer sementara klub bersama dengan Vardy.50 – Jumlah tackle sukses gelandang bertahan yang dimiliki Leicester, Daniel Amartey, Wilfred Ndidi dan Nampalys Mendy musim ini. Jauh dari catatan yang dimiliki N’Golo Kante, yang musim lalu bermain di The Foxes. Kante sudah melakukan 86 tackle sukses bersama Chelsea musim ini.(KRS)

radiofreesilverlake.com Situs Judi bola Terbaik di Indonesia. Selalu setia melayani anda pecinta Judi online untuk pembuatan akun Judi online terbaik didunia. Sumber: MetroTVNews